Komik Kirei na Kurokami no Takashina-san (Mushoku) to Tsukiau Koto ni Natta
Baca online komik Kirei na Kurokami no Takashina-san (Mushoku) to Tsukiau Koto ni Natta Bahasa Indonesia. Manga Kirei na Kurokami no Takashina-san (Mushoku) to Tsukiau Koto ni Natta terbaru dan terlengkap bisa kamu baca gratis di Komiku.
| Judul: | Kirei na Kurokami no Takashina-san (Mushoku) to Tsukiau Koto ni Natta |
| Judul Alternatif: | Aku Memutuskan Berpacaran dengan Takashina-san yang Berambut Hitam Indah |
| Tipe: | Manga |
| Tema: | Romantis |
| Genre: | |
| Author: | Butchi |
| Status: | Ongoing |
| Rating: | 15+ |
| Pembaca: | Total: 9667 views, Minggu ini: views |
| Cara Baca: | Kanan ke kiri |
Sinopsis
Cerita ini mengikuti kisah seorang pemuda yang mulai menjalin hubungan dengan Takashina-san, seorang gadis dengan rambut hitam yang memikat dan kepribadian yang menarik. Mereka berdua menghadapi berbagai dinamika hubungan muda dari perkenalan hingga membangun kepercayaan satu sama lain. Bersama, mereka belajar memahami arti cinta dan komitmen dalam kehidupan sehari-hari mereka. Dalam perjalanan kisah ini, pembaca diajak menelusuri suka duka dari hubungan pertama yang penuh dengan momen manis dan tantangan. Setiap bab menghadirkan perkembangan karakter yang realistis dan interaksi yang menghangatkan hati, membuktikan bahwa cinta sejati bisa tumbuh melalui komunikasi dan pengertian bersama.
Daftar Chapter
Pilih chapter pada tabel dibawah untuk mulai membaca Komik Kirei na Kurokami no Takashina-san (Mushoku) to Tsukiau Koto ni Natta.
| Chapter |
Tanggal Rilis |
|---|---|
| Chapter 10.2 | 14/02/2022 |
| Chapter 10.1 | 14/02/2022 |
| Chapter 9.3 | 14/02/2022 |
| Chapter 9.2 | 14/02/2022 |
| Chapter 9.1 | 14/02/2022 |
| Chapter 8.3 | 09/01/2022 |
| Chapter 8.2 | 09/01/2022 |
| Chapter 8.1 | 09/01/2022 |
| Chapter 7.3 | 09/01/2022 |
| Chapter 7.2 | 09/01/2022 |
| Chapter 7.1 | 09/01/2022 |
| Chapter 6.3. | 21/11/2021 |
| Chapter 6.2 | 21/11/2021 |
| Chapter 6.1 | 16/11/2021 |
| Chapter 5.3 | 16/11/2021 |
| Chapter 5.2. | 13/11/2021 |
| Chapter 5.1 | 13/11/2021 |
| Chapter 4.2 | 06/11/2021 |
| Chapter 4.1 | 01/11/2021 |
| Chapter 3.3 | 11/10/2021 |
| Chapter 3.2 | 05/10/2021 |
| Chapter 3.1 | 30/09/2021 |
| Chapter 2.2 | 19/09/2021 |
| Chapter 2.1 | 19/09/2021 |
| Chapter 1.3 | 19/09/2021 |
| Chapter 1.2 | 19/09/2021 |
| Chapter 1.1 | 19/09/2021 |
Komik Serupa
Pemilu BEM, eks yang kembali, dan akun gosip kampus hampir membongkar kesepakatan rahasia mereka.
Relasi Teto dan Egen berkembang dari curiga jadi percaya, lalu diuji oleh pilihan yang menuntut pengorbanan.
Tema utamanya adalah kepercayaan, kerja sama, dan batas antara kekuatan dan kemanusiaan.
Sang tutor adalah jenius dari kaum biasa yang menyamar dan mengajarkan seni politik tingkat tinggi.
Sebuah kisah tentang menemukan cinta dan kekuatan diri di tengah tekanan dan bahaya.
Warna biru hadir sebagai simbol memori, luka, dan harapan yang menenangkan.
Seorang gadis terlahir kembali sebagai anggota keluarga Murim yang dibenci dan berusaha membuktikan dirinya.
Juna kembali ke desa dan menemukan jejak Mira di ladang gandum, berupa pita merah dan botol berisi biji serta surat-surat yang tak terkirim.
Bersama Kenan, ia belajar merawat tanaman sambil menyusun peta aroma dan catatan kenangan para donatur.
Di ujung skandal, mereka harus memilih antara keamanan pribadi atau membuka kebenaran publik.
Humor ringan berpadu momen reflektif; slice-of-life dengan detail kecil yang hangat dan realistis.
Gosip sekolah dan kontrak kerja memaksa keduanya berani jujur pada diri sendiri.
Fokus pada duel psikologis, gaslighting, dan pemulihan kendali diri di tengah ancaman terus-menerus.
Pertemuan pertama dipertaruhkan: fantasi bisa runtuh, atau justru berubah jadi pijakan kenyataan.
Setiap match melawan “dirinya” membuka isu perfeksionisme, rasa takut gagal, dan kontrol emosi di lapangan.
Cerita yang memperlihatkan perubahan hidup seorang remaja setelah mengetahui ada yang menyukainya.
Seorang gadis harus menyesuaikan diri dengan kehidupan sebagai anggota baru dalam keluarga kompleks
Transformasi dari kenakalan ke kesopanan menjadi fokus utama kisah penuh emosi ini.


